TUTUP
TUTUP
DUNIA

04-08-1944: Anne Frank Diangkut Nazi ke Auschwitz

Di sinilah kisah memilukan Anne ditulis dalam sebuah diary.
04-08-1944: Anne Frank Diangkut Nazi ke Auschwitz
Annelies Marie  (annefrank.org.uk)

VIVA.co.id - Hari ini 72 tahun silam, Annelies Marie "Anne" Frank, seorang gadis Yahudi kelahiran Jerman yang tengah bersembunyi bersama keluarganya dari Pemerintah Belanda, ditemukan oleh Polisi Rahasia Nazi (Gestapo).

Tak pelak, mereka sekeluarga langsung diangkut ke kamp konsentrasi Auschwitz di Polandia. Melansir situs History, Anne Frank lahir dari keluarga Yahudi di sebuah kota di Jerman, Frankfurt am Main, pada 12 Juni 1929.

Keluarganya mengungsi ke Amsterdam, Belanda, pada musim panas 1933 bersamaan dengan berkuasanya Hitler yang menerapkan kebijakan "pembersihan" kaum Yahudi dari negara tersebut.

Anne lalu masuk sekolah di sana dan belajar Bahasa Belanda. Setelah menduduki Belanda pada Mei 1940, Nazi Jerman menerapkan peraturan di negeri Kincir Angin itu untuk mengisolasi kaum Yahudi.

Kemudian, pada Juli 1942, militer Nazi melancarkan operasi besar-besaran di Belanda untuk mengangkut kaum Yahudi ke Eropa Timur. Mereka diperintahkan agar berkemas untuk bekerja di bagian timur Eropa.

Di tahun sama pula, keluarga Anne bersembunyi di sebuah rumah di belakang kantor ayahnya, Otto Frank, di Prinsengracht, Amsterdam.

Di sinilah Anne mulai menulis buku harian (diary) yang membuatnya terkenal setelah Perang Dunia II berakhir. Andaikata dirinya bebas kelak, Anne bercita-cita menjadi seorang penulis.

Keluarganya berhasil bersembunyi selama dua tahun dari kejaran Jerman hingga akhirnya dikhianati dan ditangkap oleh Gestapo dari informan Belanda.

Keluarga Anne kemudian diangkut ke kamp konsentrasi di Auschwitz Polandia pada September 1942.

Namun, Anne bersama kakaknya, Margot Frank, dipisahkan dari kedua orangtuanya. Mereka dibawa ke kamp konsentrasi Bergen-Belsen, Jerman, tiga tahun kemudian.

Sementara kedua orangtuanya tetap di Auschwitz. Di kamp konsentrasinya yang baru, Anne dan Margot menghembuskan nafas terakhir akibat menderita tifus.

Tak hanya itu, istri Otto, Edith Frank, turut meninggal dunia di Auschwitz. Hanya Otto yang selamat dari kamp dan kembali dari Polandia.

Pascaperang, diary Anne pun ditemukan dan diterbitkan dengan nama "The Diary of Anne Frank". Kisahnya dan sang ayah pun sempat masuk film layar lebar.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP