TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
DUNIA

Toleransi Umat Beragama di RI 'Ajaib' di Mata Warga Asing

Semua masyarakat berhak beribadah sesuai keyakinannya.
Toleransi Umat Beragama di RI 'Ajaib' di Mata Warga Asing
Aksi Doa Bersama Umat Beragama (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVA.co.id – Cendikiawan muslim Indonesia, Azyumardy Azra mengatakan, Indonesia memiliki keistimewaan di mata warga asing. Keberagaman dan toleransi Indonesia atas perbedaan agama, suku, budaya, dan latar belakang dianggap sebagai 'keajaiban' oleh sebagian besar warga asing.

"Jika dilihat Indonesia, merupakan negara dengan lima agama yang diakui, di mana salah satunya adalah agama Islam, dengan jumlah populasi yang sangat besar. Namun, kebebasan beragama dan tingkat toleransi di Indonesia sangat baik. Semua masyarakat memiliki hak yang sama untuk beribadah," kata Azyumardi di Jakarta, Jumat 12 Agustus 2016.

Azyumardi, kemudian membandingkan dengan negara tetangga terdekat Indonesia, Malaysia. Ia mengemukakan, di Negeri Jiran, hanya ulama, atau penceramah Islam yang bisa berkhotbah dan menyampaikan ceramahnya secara terbuka di depan khalayak. Sementara itu, di Indonesia, semua orang berhak menjalankan kewajiban dan kegiatan agamanya secara terbuka.

"Di Indonesia, semua agama dapat menjalankan kewajibannya dengan leluasa tanpa intervensi. Mereka yang pindah agama dari Kristen ke Islam, dan sebaliknya, tidak menjadi suatu halangan. Sedangkan di Malaysia, tindakan tersebut adalah sesuatu yang dilarang dan dapat diadili secara hukum," ujarnya.

Untuk itu ia menjelaskan, keharmonisan antarumat beragama dan kebudayaan di Indonesia harus semakin ditingkatkan. Begitu pula, dengan sikap dalam menghadapi terorisme dan ekstremisme yang kini tengah menjadi ancaman berbagai negara.

Menurutnya, toleransi umat beragama di Indonesia, merupakan contoh dan teladan bagi negara-negara lain. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
<
TERPOPULER
TUTUP