TUTUP
TUTUP
DUNIA

Tolak Salaman dengan Atlet Israel, Atlet Mesir Dipulangkan

Ia tak peduli meski mendapat teriakan cemoohan dari penontonnya.
Tolak Salaman dengan Atlet Israel, Atlet Mesir Dipulangkan
Pertandingan Judo atlet Mesir dan Israel. Atlet Mesir yang kalah lalu menolak bersalaman dengan Israel. (Reuters/Toru Hanai)

VIVA.co.id – Tak selamanya mereka yang menjadi atlet Olimpiade punya semangat adil. Begitu juga yang terjadi pada atlet Mesir ini.

Islam El Shehaby, seorang atlet judo Mesir yang ikut berlaga di Olimpiade Rio dipulangkan ke negaranya setelah menolak bersalaman dengan atlet Israel. Menurut penjelasan Komite Olimpiade Internasional (IOC), El Shehaby dikirim pulang oleh timnya sendiri. Ia kehilangan kesempatan bertanding pada Jumat, dan mendapat teguran dari IOC akibat tindakannya itu.

Diberitakan oleh Reuters, 16 Agustus 2016, El Shihaby menolak bersalaman dengan Israel, bahkan meski itu tak diatur dalam aturan pertandingan judo. Namun IOC mengatakan, sikap itu melanggar aturan dan spirit Olimpiade yang menjunjung permainan yang adil.

"Presiden Komite Nasional Olimpiade telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka menghormati seluruh atlet dan seluruh negara yang menjadi peserta Olimpiade," ujar IOC melalui pernyataannya.

Insiden itu bermula setelah Sasson, atlet judo Israel berhasil mengalahkan El Shehaby, dan pasangan itu berebut tempat di depan wasit. Atlet Mesir itu memilih mundur ketika Sasson membungkuk dan mendekatinya untuk bersalaman. Ketika dipanggil kembali oleh wasit, El Shehaby hanya mengangguk dan terus berjalan ditengah teriakan keras dari penonton pertandingan yang mencemoohnya.

"Komite Disiplin (DC) khawatir perilaku ini akan mengakhiri aturan permainan yang menjunjung permainan adil (fair play). Memang tak tercatat, bahwa bersalaman setelah pertandingan bukanlah bagian dari aturan Federasi Internasional Judo. Tapi DC meminta Komite Olimpiade Mesir, di masa datang, memastikan seluruh atlet mereka telah menerima pendidikan soal nilai-nilai Olimpiade sebelum menjadi peserta," ujar IOC menegaskan.

Sebelum melakukan pertandingan, pendukung El Shehaby di dunia maya memintanya untuk tak mengikuti pertandingan dengan atlet Israel. Penggemarnya beralasan, jika El Shehaby kalah, maka itu bisa memalukan Islam. Dan kasus ini bukan pertama kalinya atlet dari negara Arab atau Iran menolak bersalaman dengan atlet Israel di Olimpiade. Kasus yang sama juga terjadi di pertandingan internasional lainnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
<
TERPOPULER
TUTUP