TUTUP
TUTUP
DUNIA

Inggris Senang Banyak Pelajar RI Dapat Bea Siswa Chevening

Tahun ini di RI ada 68 penerima bea siswa dari pemerintah Inggris itu
Inggris Senang Banyak Pelajar RI Dapat Bea Siswa Chevening
Penerima beasiswa Chevening dari pemerintah Inggris. (Viva.co.id/Dinia Adrianjara)

VIVA.co.id – Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, hari ini menyambut 68 pelajar Indonesia dan Timor Leste, yang akan melanjutkan studi di Inggris melalui Beasiswa Chevening. Beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Inggris ini diberikan kepada mereka yang memiliki prestasi dan potensi kepemimpinan.

"Selama hampir dua tahun menjadi Duta Besar, saya melihat banyak potensi dan Generasi Emas pemuda Indonesia. Sebagai negara demokrasi dan populasi Muslim terbesar di dunia, saya yakin pemuda Indonesia akan memberikan kontribusi besar bagi negara dan juga dunia," ujar Dubes Moazzam di Kedutaan Besar Inggris, Kamis, 1 September 2016.

Lebih lanjut ia mengatakan, Inggris adalah rumah bagi berbagai universitas terbaik di dunia dan Chevening memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi akademis, profesionalitas, dan personal saat menempuh studi di Inggris.

"Lebih dari dua ribu pemuda Indonesia bersaing untuk mendapatkan beasiswa bergengsi ini dan butuh beberapa proses untuk mendapatkan 68 potensi terbaik. Ini merupakan kebanggaan bagi Inggris dan saya yakin, mereka yang nanti menyelesaikan studi di Inggris akan menduduki posisi strategis bagi bidangnya masing-masing," ujarnya.

Beasiswa Chevening merupakan program Beasiswa Pemerintah Inggris global, yang didanai oleh Kementerian Luar Negeri Inggris (FCO) dan beberapa mitra dari sektor swasta.

Chevening dimulai sejak tahun 1983 dan kini berkembang menjadi penghargaan yang bergengsi. Penerima beasiswa Chevening berasal dari lebih 160 negara di seluruh dunia. Kini ada sekitar 46 ribu Alumni Chevening yang tersebar di seluruh dunia yang memiliki potensi dan berpengaruh bagi jaringan global.

Nama Chevening sendiri diambil dari Rumah Chevening di Sevenoaks, Kent, yang kini menjadi rumah tinggal resmi bagi Menteri Luar Negeri Inggris.

 

(ren)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP