TUTUP
TUTUP
DUNIA

Soal Penanganan Sandera, Australia Berguru ke Indonesia

Kerja sama Indonesia-Australia soal keamanan makin erat.
Soal Penanganan Sandera, Australia Berguru ke Indonesia
Ilustrasi kesepakatan perdagangan bebas Indonesia-Australia (VIVA.co.id/Raudhatul Zannah)

VIVA.co.id – Indonesia dan Australia terus berkomitmen dalam kerja sama politik dan keamanan, untuk berkontribusi terhadap stabilitas dan perdamaian di kawasan. Terkait hal ini, Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara akan bertemu dalam format two plus two di Bali, 28 Oktober 2016.

“Tahun ini akan ada empat hal yang dibahas kedua negara, di antaranya tindak lanjut dari dialog sebelumnya, upaya peningkatan kerja sama kontraterorisme, deradikalisasi, keamanan maritim serta kerja sama kedua negara dalam engagement di Pasifik," kata Direktur Asia Timur dan Pasifik Kemlu RI, Edi Yusup di Gedung Kemlu, Jumat, 14 Oktober 2016.

Selain keempat poin utama tersebut, kedua negara juga akan membahas dialog kebijakan siber, keamanan maritim mengenai perkembangan isu Laut China Selatan, serta solusi di Laut Sulu mengenai sandera yang belakangan marak terjadi.

"Nanti juga akan ada isu maritim yaitu fokus mengenai perkembangan terkini di Laut China Selatan. Kemudian Australia juga ingin belajar dan berbagi pengalaman dengan Indonesia mengenai penanganan sandera," ujar Edi.

Realisasi dari hubungan kerja sama Indonesia-Australia, khususnya mengenai keamanan sangat erat. Pertemuan ini merupakan yang keempat kalinya, sejak dimulai pada 2010. Pertemuan pertama diadakan di Canberra pada Maret 2012, kedua di Jakarta pada 3 April 2013, kemudian yang terakhir di Sydney pada Desember 2015.

Pertemuan yang rencananya berlangsung selama dua jam ini akan diadakan sehari setelah pertemuan Indian Ocean Rim Association (IORA) atau asosiasi negara-negara di Samudera Hindia, yang juga akan digelar di Bali pada 26-27 Oktober 2016.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
<
TERPOPULER
TUTUP