DUNIA

Kebakaran Hutan Ancam 10 Ribu Rumah

Kebakaran hutan terus terjadi di pegunungan San Gabriel di sekitar Los Angeles.

ddd
Minggu, 30 Agustus 2009, 16:42
 
  (AP Photo/Petros Giannakouris)

VIVAnews - Kebakaran hutan terus terjadi di pegunungan San Gabriel di sekitar Los Angeles pada Sabtu 29 Agustus 2009, dan mengancam 10 ribu rumah. Api berkobar, menghanguskan tiga orang, tiga rumah, dan memaksa penghuni 1.000 rumah mengungsi.

Pemerintah telah memerintahkan agar warga Altadena, Glendale, Pasadena, La Crescenta, dan Big Tujunga Canyon meninggalkan rumahnya. Petugas pemadam berharap temperatur akan mengalami penurunan dan bantuan dari dinas pemadam di seluruh negara bagian Kalifornia segera tiba.

"Yang terjadi hari ini merupakan gabungan bahan bakar, cuaca, dan topografi, api bergerak seperti memiliki keinginan sendiri," kata Komandan Dinas Kehutanan Amerika Serikat (AS), Kapten Mike Dietrich.

Dietrich mengaku belum pernah melihat daerah kobaran api meluas dengan cepat seperti apa tang terjadi di San Gabriel. Api ini merupakan api terbesar dibanding kebakaran lain yang terjadi di selatan dan pusat Kalifornia dan Taman Nasional Yosemite.

Api diperkirakan akan bergerak ke utara dan barat sehingga mengancam daerah Acton dan Santa Clarita. Hingga saat ini api sudah membakar lebih dari 8.000 hektar hutan kering. Dinas pemadam baru dapat menjinakkan lima persen kawasan terbakar.

Pemadam berusaha menahan agar api tidak menyebar hingga Gunung Wilson, tempat sejumlah antena komunikasi dan penyiaran terpancang. Observatorium Gunung Wilson juga berada di gunung ini.

Kebakaran kedua terjadi di Taman Hutan Nasional Angeles, dekat kota Azusa. Hampir 900 hektar lahan dilalap si jago merah yang mulai menyala pada Selasa. Namun pemadam telah berhasil menjinakkan 95 persen api. Api di Semenanjung Palos Verdes berhasil dipadamkan pada Sabtu sore.

Pemerintah telah menetapkan kondisi darurat untuk County Mariposa. Di daerah ini, api menghanguskan 1.424 hektar lahan di Taman Nasional Yosemite, 30 persen di antaranya sudah padam. Sekitar 175 warga telah diminta mengungsi.

Pusat pengungsian telah dibangun di sekolah menengah atas dan sekolah dasar di sekitar kebakaran. (AP)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id