26-1-1945: Uni Soviet Bebaskan Kaum Yahudi di Kamp Auschwitz

Blok Bangunan Kamp Konsentrasi Auschwitz di Polandia.
Sumber :
  • Dokumentasi Azis Nurwahyudi

VIVA.co.id – Pada 72 tahun silam, Tentara Merah Uni Soviet tiba di kamp konsentrasi Auschwitz, Polandia, setelah memukul mundur pasukan Nazi Jerman.

5 Film Romantis Berlatar Perang Dunia II, Kisah Cinta di Tengah Kekacauan

Usai Tentara Merah membebaskan ibu kota Polandia, Warsawa dan Krakow, mereka kemudian menuju Auschwitz. Karena tahu Jerman kalah dan Soviet akan datang, maka Gestapo mulai melakukan pembunuhan massal di kamp-kamp dengan menembak para tahanan sakit dan meledakkan krematorium.

Hal ini untuk menghancurkan bukti kejahatan kemanusiaan yang mereka lakukan. Ketika Tentara Merah memasuki Auschwitz, mereka 648 mayat dan lebih dari 7.000 tahanan Yahudi mengalami kelaparan akut.

Jiper, Komandan Armada Perang Amerika Anggap China Lebih Ganas dari Nazi

Mereka menemukan pemandangan mengerikan. Auschwitz ternyata adalah kompleks penjara sekaligus ladang pembantaian bagi orang-orang Yahudi Eropa.

Tidak kurang dari 1,5 juta tawanan Jerman, terutama orang Yahudi, menemui ajal di tempat ini. Saat pasukan Soviet tiba di Auschwitz, hanya beberapa ribu orang yang masih tinggal di kamp tersebut.

Kisah Atlet Yahudi Membela Jerman di Era Nazi

Menurut laman History, Auschwitz sebenarnya terdiri dari tiga kamp, yakni Auschwitz I, Auschwitz II-Birkenau, dan Auschwitz III-Monowitz. Otak dari pembangunan kamp konsentrasi ini adalah Kepala Schutztaffel (SS) Heinrich Himmler.

Ia menyetujui Auschwitz I dibangun pada April 1940. Kemudian, Auschwitz II-Birkenau mulai dibangun pada 1941 untuk mengurangi kepadatan kamp utama dan dimaksudkan untuk menampung 50 ribu tahanan politik yang dijadikan buruh paksa.

Birkenau lalu dialihfungsi menjadi kamp pemusnahan dengan dua kamar gas untuk pembunuhan massal hingga awal 1943. Lalu Nazi menambah kapasitas dengan adanya Birkenau Krematorium II yang dilengkapi dengan pintu kedap, saluran gas Zyklon dan perangkat ventilasi.

Terakhir, Auschwitz III-Monowitz. Kamp ini didirikan sebagai perumahan para pekerja pabrik kimia di kawasan IG Farben yang membuat karet sintetis bernama Buna. Para pekerja tadinya tinggal di kamp utama dan harus berjalan ke pabrik, tapi tidak efisien.

Monowitz mulai menampung tahanan sejak 30 Oktober 1942. Kamp ini adalah yang pertama kalinya dibiayai dan dibangun oleh industri swasta. Adapun, Josef Mengele adalah dokter yang bertanggung jawab atas ketiga kamp Auschwitz tersebut. Ia pun dijuluki “Malaikat Maut.” (ren)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya