TUTUP
TUTUP
DUNIA

Tidak Ada Tanda-tanda Luka di Tubuh Kim Jong-nam

Meski begitu, tak mudah menentukan penyebab kematian akibat racun.
Tidak Ada Tanda-tanda Luka di Tubuh Kim Jong-nam
Kim Jong-nam, kakak tiri Kim Jong-un pemimpin Korea Utara. (Kyodo/via REUTERS)

VIVA.co.id – Hasil penyelidikan Polisi Forensik Malaysia menyebutkan tidak terdapat cedera eksternal pada tubuh Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Tim investigasi juga tidak melihat adanya tanda-tanda masam maupun bekas injeksi di tubuhnya.

"Tapi kita tetap harus menunggu hasil laboratorium," kata seorang sumber yang tak disebutkan namanya, mengutip situs The Star, Jumat, 17 Februari 2017. Guru Besar Kriminolog dari Universiti Sains Malaysia, P Sundramoorthi mengatakan, tidak mudah untuk menentukan penyebab kematian orang yang telah diracuni.

Menurutnya, penyelidikan kasus ini akan memakan waktu lantaran bukti yang ada cenderung tidak konklusif. Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan divisi forensik menjelaskan, Jong-nam tewas diracun dengan menggunakan risin dan tetrodotoxin.

Risin adalah zat kimia mematikan yang ditemukan dalam biji tanaman pohon jarak, sementara tetrodotoxin adalah racun mematikan yang terkandung dalam ikan buntal. Berdasarkan cara kerjanya, risin adalah racun yang bekerja secara lambat, sementara tetrodotoxin dikenal dapat melumpuhkan dan membunuh korban dengan cepat.

Pemerintah Malaysia memperketat pengamanan di semua titik masuk ke negara tersebut, pasca terjadinya pembunuhan yang menewaskan Kim Jong-nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur, awal pekan ini.

Kepala Polisi Selangor Datuk Abdul Samah Mat mengatakan, langkah-langkah pengamanan tersebut termasuk pengawasan ketat terhadap penumpang di titik masuk-keluar di Bandara Internasional KL (KLIA) dan KLIA2.

Hal ini dilakukan untuk mencegah apabila ada tersangka lain dalam kasus ini yang mencoba melarikan diri dari Malaysia. Ia mengatakan pihak berwenang juga sedang menyelidiki kasus ini dari semua sudut, termasuk mencoba untuk mencari tahu apakah ada orang lain yang terlibat.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP