TUTUP
TUTUP
DUNIA

16-3-1945: Amerika Rebut Pulau Iwo Jima dari Jepang

Ini jadi awal kunci AS menaklukkan Jepang di Perang Dunia Kedua.
16-3-1945: Amerika Rebut Pulau Iwo Jima dari Jepang
Pasukan AS dirikan bendera usai kalahkan Jepang di Iwo Jima. (Wikimedia Commons / US Archiv ARCWEB)

VIVA.co.id – Pada 72 tahun silam, Pulau Iwo Jima dinyatakan “bebas” setelah berbulan-bulan terjadi pertempuran sengit pasukan Amerika Serikat melawan Jepang di Perang Dunia Kedua. Pangkalan Militer Angkatan Laut AS didirikan sebagai bukti bahwa wilayah itu sudah dikuasai pasukan sekutu.

Menurut laman History, AS mulai menekan pertahanan Jepang di Iwo Jima pada Februari 1944. Ketika itu, pesawat pembom tipe B-24 dan B-25 memuntahkan bom ke pulau tersebut selama 74 hari berturut-turut.

Perang ini adalah perang pemboman pra-invasi terpanjang dalam sejarah AS dan Jepang. Pendaratan Marinir dan kendaraan amfibi AS dimulai pada 19 Februari 1945 pagi hari.

Misi tersebut dikomandoi oleh Komandan Angkatan Laut AS, James Forrestal. Ia, yang membawa serta beberapa orang jurnalis, sebelumnya melakukan survey atas adegan dari sebuah kapal perintah lepas pantai.

Marinir AS membuat jalan mereka sendiri ke Pulau Iwo Jima. Sebab, tujuh batalion Jepang diketahui berjaga di sana dan telah melepaskan tembakan yang melenyapkan nyawa para tentara AS.

Alhasil, lebih dari 550 marinir tewas dan lebih dari 1.800 prajurit terluka. Menghadapi serangan balik, AS harus memutar otak untuk mencari cara menduduki Iwo Jima. 

AS menyadari sebenarnya Iwo Jima dapat dikuasai hanya dalam jarak satu yard. Posisi kunci pulau itu ada di Gunung Suribachi, pusat pertahanan Jepang.

Pertempuran ini merupakan salah satu pertempuran paling berdarah dalam sejarah Perang Pasifik Perang Dunia II. Posisi tentara Jepang di pulau tersebut sangat strategis, dengan bunker yang saling terhubung, artileri tersembunyi, dan terowongan bawah tanah sepanjang 18 km (11 mil).

Pasukan AS dibantu oleh tembakan meriam dengan kapal-kapal perang sudah menembaki Iwo Jima sejak penyerangan dimulai. Sekitar 40 marinir berhasil mendaki gunung abu vulkanik tersebut.

Pada 23 Februari 1945 pukul 10.00 pagi, enam personel Marinir AS berhasil menancapkan bendera AS di puncak Gunung Suribachi dengan menggunakan pipa. Tercatat lebih dari 6.900 marinir tewas, bersama dengan hampir 22.000 tentara Jepang yang berusaha untuk mempertahankan Iwo Jima.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP