TUTUP
TUTUP
DUNIA

Dua Remaja Dilarang Naik Pesawat karena Pakai Legging

Mereka diminta turun untuk mengganti bajunya.
Dua Remaja Dilarang Naik Pesawat karena Pakai Legging
United Airlines Boeing 787. (REUTERS/Louis Nastro/File Photo)

VIVA.co.id – Dua gadis remaja dilarang ikut penerbangan United Airlines, sebuah maskapai penerbangan utama milik Amerika Serikat karena memakai legging atau celana ketat yang membentuk kaki. Ada kode berpakaian khusus yang perlu mereka patuhi.

Diberitakan oleh kantor berita Reuters, Minggu 26 Maret 2017, United Airlines melarang keduanya mengikuti penerbangan hari itu lantaran mereka tidak memenuhi kode berpakaian untuk wisatawan khusus.

Juru bicara United Airlines, Jonathan Guerin, mengatakan dua gadis tersebut, yang bepergian dengan didampingi seorang teman, tidak akan pernah dapat menaiki penerbangan selanjutnya apabila mereka tidak mengubah penampilannya.

"Mereka telah diinstruksikan untuk mengganti pakaian mereka sesuai dengan kode berpakaian. Mereka tidak mempermasalahkan kasus ini dan mereka memahaminya," ujar Guerin. Ia juga mengatakan ketiga orang tersebut akhirnya ditinggal.  Ia tidak tahu apakah mereka menaiki pesawat selanjutnya atau mengatur perjalanan alternatif.

Meskipun tiga penumpang itu tidak mengeluh tentang perlakuan anak perusahaan utama dari United Continental Holdings tersebut, namun seorang traveler lain bernama Shannon Watts memprotes kebijakan maskapai AS ini. Dia mengatakan peraturan itu tidak adil karena menargetkan perempuan dan anak perempuan.

"Perilaku ini seksisme dan berbau mengotak-kotakan gadis-gadis muda. Belum lagi keluarganya yang bisa saja merasa malu dan terganggu," tulis Watts melalui akun Twitter pribadinya.

Popularitas legging atau celana panjang ketat telah memicu kritik. Untuk beberapa situasi atau acara, legging dianggap bukan pakaian yang pantas dikenakan. Beberapa sekolah di Amerika bahkan telah melarang siswinya memakai legging ke kelas.

Namun penolakan atas kebijakan memakai legging itu menguat di media sosial. Beberapa selebriti bahkan ikut bersuara. "Saya pernah terbang menggunakan United Airlines dan tak ada larangan soal celana. Saya hanya memakai dress pendek. Nanti saya akan mengenakan jeans dan tank topk," ujar mode Chrissy Teigen dalam cuitannya.

Belakangan, United Airlines akhirnya mencabut kembali larangan tersebut.  "Untuk pelanggan kami, kami mempersilakan Anda memakai legging," demikian pernyataan dari maskapai tersebut.  

Tapi kebijakan itu masih melarang kaus yang memperlihatkan perut, pakaian yang biasa digunakan untuk tidur, pakaian renang, rok mini, celana pendek yang panjangnya kurang dari tiga inci di atas lutut atau pakaian kotor dan robek. Guerin mengakui bahwa United Airlines mampu melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk menjelaskan situasi tersebut. Klarifikasi itu juga dilakukan untuk menampik informasi tidak akurat tentang insiden yang muncul di Twitter.

"Kami pasti akan mengambil langkah mulai hari ini, tapi kami akan terus berkomunikasi dengan pelanggan kami (di media sosial)," katanya.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP