TUTUP
TUTUP
DUNIA

Pejabat AS Bocorkan Hubungan Trump dengan Rusia

Orang-orang dekat Trump melakukan percakapan telpon dan email.
Pejabat AS Bocorkan Hubungan Trump dengan Rusia
Mantan Penasihat Keamanan Donald Trump, Michael Flynn, dikabarkan melakukan kontak dengan Rusia selama masa kampanye 2016. (REUTERS/Carlos Barria)

VIVA.co.id –  Michael Flynn dan penasehat kampanye Donald Trump lainnya diketahui berhubungan dengan pejabat Rusia. Dalam hubungan dengan Kremlin ini diketahui sedikitnya ada 18 kali percakapan melalui telepon dan email.

Diberitakan oleh Reuters, 19 Mei 2017, seluruh pembicaraan itu dilakukan selama tujuh bulan terakhir pada masa pemilihan presiden 2016. Informasi tersebut disampaikan oleh mantan pejabat AS dan pejabat AS yang masih menjabat kepada Reuters.

Interaksi yang baru diungkapkan tersebut merupakan bagian dari catatan yang saat ini sedang dikaji oleh FBI. Enam dari beberapa hal yang sebelumnya ditutupi itu adalah percakapan telpon antara Sergei Kislyak, Duta Besar Rusia untuk AS, dan penasihat Trump, termasuk Flynn, yang menjadi penasihat keamanan utama Trump.

Tiga pejabat dan mantan pejabat itu mengatakan, percakapan antara Flynn dan Kislyak dipercepat setelah 8 November karena keduanya membahas bagaimana membuat saluran komunikasi yang stabil dan bisa melewati birokrasi keamanan AS, karena kedua pihak menganggap tak aman untuk peningkatan hubungan.

Pada bulan Januari 2017, White House awalnya menolak informasi apa-pun, bahwa mereka berhubungan dengan Rusia selama proses kampanye 2016. Namun mereka belakangan mengakui, ada empat pertemuan yang terjadi antara Kyslak dan penasihat Trump selama periode kampanye.

Sumber Reuters itu menggambarkan, sejauh yang mereka  amati, mereka tidak melihat bukti adanya kesalahan atau kolusi antara kampanye Trumpdan Rusia dalam komunikasi yang  sejauh ini. Namun pengungkapan tersebut dapat meningkatkan tekanan pada Trump dan orang-orang dekatnya untuk membuktikan pada  FBI dan Kongres secara penuh tentang interaksi dengan pejabat Rusia dan pihak-pihak lain yang memiliki hubungan dengan Kremlin selama dan segera setelah pemilihan 2016.

Gedung Putih tidak menanggapi permintaan komentar. Pengacara Flynn juga menolak berkomentar. Di Moskow, seorang pejabat kementerian luar negeri Rusia menolak untuk mengomentari kontak tersebut dan merujuk Reuters ke administrasi Trump.

Sementara Juru Bicara Kedubes Rusia di Washington hanya mengatakan, "Kami tidak mengomentari kontak kami sehari-hari dengan lawan bicara setempat." (ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP