DUNIA

Bagaimana Menikahi Warga Rusia?

Rabu, 15 Februari 2017 | 09:35 WIB
Oleh : Oleg Skripnik, RBTH

Banyak orang asing bermimpi memiliki seorang istri Rusia: pencarian Google untuk 'menikahi pengantin Rusia' menampilkan lebih dari dua juta hasil. Sedangkan untuk pencarian 'menikahi pria Rusia' menampilkan 1,8 juta hasil.

Orang Rusia memiliki reputasi yang tidak biasa di Barat, namun kualitas baik mereka yang paling sering disebut-sebut adalah romantisme dalam sebuah hubungan. Namun, jika calon pasangan campuran tak memahami kelengkapan dokumen dengan hati-hati, masalah birokrasi akan menutupi semua romansa tersebut.

Di Mana Anda Akan Menikah?

Pertama Anda harus memutuskan di mana akan mendaftarkan hubungan Anda. Di Rusia atau di negara asal Anda? Jika di negara asal Anda, pernikahan harus digelar sesuai hukum negara tersebut, dan tiap negara memiliki aturan masing-masing.

"Saya menikah di Turki," kata seorang perempuan Rusia, Maria, yang menikahi seorang Turki. "Selama beberapa bulan mereka tak mau mendaftarkan kami dan kerap melempar kami dari satu kantor ke kantor lain, padahal kami sudah memiliki dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Sirkus birokrasi. Mereka bahkan menawarkan saya agar pindah agama dan terus memaksa kami untuk membayar."

"Di Finlandia, seluruh proses tak butuh waktu lebih dari sehari," kata Alexei, seorang warga Rusia yang telah menikahi perempuan Finlandia selama beberapa tahun. "Namun kami menikah di gereja, sehingga saya harus kembali ke Rusia, ke gereja di mana saya dibaptis. Saya mengambil sertifikat di sana yang menyatakan bahwa saya orang Kristen."

Tetapi, jika Anda ingin menikah di Rusia, dokumen apa saja yang Anda butuhkan?

Mengumpulkan Seluruh Dokumen

Warga Latvia, Sofia, pertama kali bertemu dengan tunangan masa depannya, Vitaly, di sebuah forum online mengenai fantasi abad pertengahan saat ia berusia 14 tahun.

"Saya sangat jatuh cinta kepadanya hingga saya hafal semua pesan-pesan yang ia tulis," katanya. Mereka berhasil bertemu untuk pertama kalinya setelah empat tahun. Transformasi dari hubungan dunia maya tersebut ke dunia nyata dihalangi oleh berbagai hal: sekolah, kerja, visa, dan wajib militer. Sofia dan Vitaly bertunangan dan belum lama ini sepakat untuk menikah setelah empat tahun kemudian.

"Saya berharap kami bisa mengatasi semua kewajiban formal dalam beberapa minggu, dan menikah dalam satu atau dua bulan," kata Sofia. "Pertama, Sofia — dan semua orang yang akan menikah di Rusia — butuh, tentu, sebuah visa. Tak penting apakah itu visa turis, bisnis, atau bekerja. Yang penting Anda mendapat izin untuk memasuki negara tersebut," kata Vitaly.

Di Latvia, Sofia butuh sertifikat status pernikahan — poligami atau poliandri dilarang di Rusia. Jika orang asing yang sebelumnya sudah pernah menikah, hendak menikah di Rusia, mereka harus membuktikan kelajangannya dengan satu dokumen lain — sertifikat perceraian atau sertifikat kematian pasangannya.

Kode Keluarga Rusia melarang pernikahan anak-anak di bawah umur, saudara laki-laki dan perempuan, serta orang-orang yang sudah menikah. Jika seorang perempuan Rusia yang sudah menikah terbang ke negara Arab untuk menikah lagi dengan haremnya, Rusia tak akan mengakui pernikahan tersebut. Pasangan sesama jenis juga tak diakui di Rusia.

Pernikahan campur harus sesuai dengan hukum kedua negara. Anda perlu mencari tahu persyaratan di negara Anda sebelumnya. Sebagai contoh, orang Inggris memiliki prosedur yang berbeda dari Sofia: di Rusia, mereka butuh sertifikat izin dari konsulat.

Kami merekomendasikan Anda juga berkonsultasi sebelumnya dengan kedutaan dan kantor catatan Rusia. Beberapa pejabat Rusia mungkin meminta dokumen tambahan untuk beberapa kasus Di sini kami menampilkan situasi tipikal.

Warga negara CIS, Baltik, dan beberapa negara lain tak butuh legalisir dokumen. Namun jika negara Anda tak punya kesepakatan semacam itu dengan Rusia, dokumen-dokumen tersebut (kecuali paspor) harus dilegalisir. Kini waktunya berangkat ke Rusia.

Di Rusia, Sofia pertama harus mendaftarkan visanya di lokasi tinggal. Jalan termudah untuk melakukan ini adalah tinggal di hotel — mereka akan mengurus registrasi untuk orang asing. Namun jika Sofia memilih untuk tinggal dengan tunangannya dari awal, keduanya harus siap mengantre di kantor Layanan Migrasi Federal.

Setelah terdaftar, Anda bisa mencari notaris Rusia. Anda perlu menerjemahkan dan menotariskan semua dokumen (termasuk salinan paspor, yang juga harus dibuat oleh pengacara).

Dokumen Lengkap, Apa Selanjutnya?

Jika Anda sudah sampai sejauh ini, bagian tersulit telah lewat dan Anda ada di titik akhir. Pergilah ke kantor catatan sipil. Di setiap kota di Rusia, ada kantor cabang khusus yang melayani orang asing. Di Moskow, kantor ini terletak di Istana Pernikahan No. 4. Di sini Anda akan mendapat nomor rekening bank untuk membayar kewajiban negara, yakni sebesar 350 rubel (5,5 dolar AS).

Dengan semua dokumen dan bukti pembayaran wajib, pasangan yang sudah lelah ini masih harus merangkak kembali ke kantor catatan sipil dan mengisi aplikasi pernikahan. Baru setelahnya Anda bisa memilih tanggal pernikahan, periode tunggu minimal adalah satu bulan. Tips: jika Anda ingin menikah di musim panas, kirim aplikasi lebih awal. Pada pertengahan tahun, kantor catatan sipil biasanya penuh, jadi ada kemungkinan Anda harus menunggu jauh lebih lama.

Jika Anda tak dimakan beruang pada periode menunggu selama sebulan itu, maka selamat, kini Anda telah menikah. Namun sebelum Anda melupakan proses birokrasi seperti melupakan mimpi buruk, sebaiknya ajukan permohonan apostille Rusia pada sertifikat pernikahan — jika Anda hendak kembali ke negara Anda bersama pasangan.

Enam Kiat Jitu Menaklukkan Hati Perempuan Rusia bagi Pria Indonesia

 

Pertama kali dipublikasikan di RBTH Indonesia
© RBTH Indonesia
TERPOPULER
TUTUP